Malioboro Street in Jogja

Tempat Wisata Malioboro selalu Ramai di Kunjungi Banyak Wisatawan

Wira Tour Jogja - Pernah membayangkan tidak kira2 kapan terakhir kali berkunjung ke Jogja??? Jogja merupakan  sebuah kota yang mampu membuat wisatawan merindukannya dan ingin selalu berlama-lama menikmati suasana Kota Gudeg ini. Kota Jogja ini masih menawarkan kearifan budaya lokal di tengah zaman yang serba sangat modern. Berada di Jogja,Membuat  Anda akan mendapatkan pengalaman menarik menjelajahi budaya Jawa yang masih dipertahankan sampai saat ini.

Continue reading “Malioboro Street in Jogja” »

Pasar Senthir Yogyakarta

Pasar Senthir Ibarat Malioboro Muda

wiratourjogja - Kebanyakan orang yang sudah berkunjung, kenal dan tinggal cukup lama di Jogja, tentunya tidak akan asing lagi dengan nama Pasar Senthir. Dalam kamus bahasa jawa Senthir mempunyai arti lampu minyak kecil yang sering dipergunakan sebagai keperluan penerangan seadaanya. Senthir sering juga menjadi icon bagi para pedagang makanan khas jogja yang sering disebut dengan Angkringan, Nasi Kucing juga sudah sangat terkenal di Jogja. Dan tentunya disebut Pasar Senthir sebab mereka menggunakan penerangan Senthir untuk keperluan menggelar dan menjual barang dagangannya di waktu malam hari. Tidak semuanya pegagang yang menggunakan atau memakai Senthir ada juga pedagang yang memakai Penerangan Listrik atau Petromax.

Continue reading “Pasar Senthir Yogyakarta” »

Desa Pembuatan Keris

Kreativitas dan Seni Pembuatan Keris


Desa Banyusumurup memproduksi warangka atau sarung keris dan pendok atau bagian tangkai keris yang berfungsi sebagai pegangan. Wilayah ini bisa dijangkau dengan berjalan lurus ke selatan dari perempatan Terminal Giwangan dan kemudian mengambil lajur kanan setelah sampai di pertigaan menuju makam Imogiri. Anda mesti menempuhnya dengan kendaraan pribadi atau taksi, sebab tak ada angkutan umum seperti bis yang melewatinya.

Continue reading “Desa Pembuatan Keris” »

Mengingat Kenangan di Beringhardjo

Keramaian Pengunjung Pasar Beringharjoberingharjo

Salah satu hal yang membuat Jogja itu ngengenin adalah pasar beringharjo. Pasar yang berada di pusat kota Jogja ini berada di sepanjang jalan Malioboro dan menjadi pesona kota jogja Beringharjo adalah pasar yang sangat komplit, dari berbagai macam dagangan. Mulai dari barang baru sampai masa lampau, dari barang mewah sampai barang murah, dari bahan pokok hingga batangan rokok, pokoknya komplit deh.

Beringharjo sendiri adalah pasar peninggalan Belanda, jadi tak heran kalau arsitekturnya masih seperti zaman Belanda. Beringharjo ini juga menajdi pusat ekonomi Jogja, karena pasar ini tetap buka 24 jam. 

Continue reading “Mengingat Kenangan di Beringhardjo” »

Kerajinan Kulit di Bantul

Desa Wisata Manding, Pusat Penjualan Kerajinan Kulit di Bantul

desa manding

Bantul sebagai bagian dari Daerah Istimewa Yogyakarta memenglah pantas dijuluki sebagai daerah sentra kerajinan, karena banyak sekali usaha kerajinan baik skala kecil maupun menengah di kabupaten Bantul. Salah satu hasil kerajinannya adalah kerajinan kulit manding, dimana kerajinan kulit manding namanya didapat dari nama desa sentra produksinya, yaitu desa Manding. Desa Wisata Kerajinan Kulit MANDING berada di Jl. Parangtritis, kurang lebih 3 (tiga) kilometer sebelah timur Kota Bantul, terletak sekitar 15 kilometer ke arah selatan pusat kota Yogyakarta, tepatnya di jl. Wahidin Sudiro Husodo, Manding, Sabdodadi kabupaten Bantul.

Continue reading “Kerajinan Kulit di Bantul” »

Desa Wisata Gerabah Kasongan Bantul

kasongangerabah kasongan

Kasongan adalah nama daerah tujuan wisata dan merupakan salah satu wilayah di kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta yang terkenal dengan hasil kerajinan gerabahnya. Kasongan juga masuk dikawasan desa bangunharjo, kecamatan kasihan, kabupaten bantul. Kasongan mulanya merupakan tanah persawahan milik penduduk desa, pada masa penjajahan Belanda, disalah satu petak persawahan milik salah satu warga ditemukan seekor kuda yang mati. Kuda yang di perkirakan milik penjajah belanda, maka warga yang memiliki tanah itu takut dan segera melepaskan hak kepemilikannya yang kemudian tidak diakuinya lagi. Ketakutan serupa juga terjadi pada penduduk lainnya yang memiliki sawah disekitarnya yang akhirnya juga melepaskan hak tanahnya, karena banyaknya tanah yang bebas, maka penduduk desa lainnya segera mengakui tanah tersebut. 

Continue reading “Desa Wisata Gerabah Kasongan Bantul” »

Souvenir Kerajinan Perak Kotagede

  Tempat  bunga perakWisata Jogja,  Souvenir Perak Kotagede

Kotagede merupakan salah satu kecamatan yang ada di kota Yogyakarta, daerah ini letak nya di sebelah selatan kota Yogyakarta dan berbatasan langsung dengan kabupaten Bantul. Dan merupakan salah satu kecamatan di kota Yogyakarta yang penduduknya mayoritas menjadi penggrajin perak. Sejak zaman dahulu, penduduk asli Kotagede yang disebut rakyat Kalang memiliki keahlian membuat kerajinan ukiran kayu, perak dan emas, sehingga tidak heran jika kemudian Kotagede menjadi sentra kerajinan perak yang indah dan terkenal luas hingga ke mancanegara. Kini Kotagede bahkan menjadi identik dengan kerajinan perak.

Continue reading “Souvenir Kerajinan Perak Kotagede” »

Sejarah Kerajinan Perak di Kotagede

Tempat Wisata JogjaKerajinan Perak Kotagede

      Sejarah Kerajinan perak kota gede dulu berasal ketika Panembahan Senopati di Mataram (Kota Gede) memerintahkan abdi dalem kriya membuat perhiasan dari emas dan perak, Bagaimana jika tidak? mungkin saja Kotagede tidak akan pernah mendapat julukan sebagai Kota Perak. Andai kata pihak keraton Yogyakarta, terutama pada masa pemerintahan Sultan Hamengku Buwono VIII, tidak terpikat dengan hasil kerajinan logam berciri tradisional hasil sentuhan tangan abdi dalem kriya Kotagede, mungkin kilap perak sudah lama terbenam di antara rumah joglo (lambang kejayaan kekuasaan tradisional Jawa) dan rumah loji (dengan ciri seni bangunan Eropa sebagai lambang kejayaan para pedagang atau pengusaha pribumi yang berhasil). 

Continue reading “Sejarah Kerajinan Perak di Kotagede” »

Pusat Penjualan Buku Bekas di jogja

Shopping Center Book Store dan Tempat Wisata

Shopping center merupakan pusat buku bekas dan baru terbesar di Yogyakarta, Shopping center mempunyai 124 kios yang bangunannya terdiri dua lantai. Semua pedagang buku yang ada disini adalah anggota dari Koperasi Pedagang Buku (KOPAKU). Sebelum tahun 1998, Shopping Center adalah kawasan pedagang buah, sayur dan pedagang buku dan termasuk pasar induk, tetapi setelah adanya SK Wali Kota No. 249/KD/95 berkenaan dengan akhirnya masa kontrak Shopping Center oleh pengelola lama Onggo Hartono pada 8 Juli 1998, selanjutnya pengelolaan kawasan Shopping Centre dilakukan oleh pihak pemda. 

Continue reading “Pusat Penjualan Buku Bekas di jogja” »